OPEN RECRUITMENT 2010
-
Selama 40 tahun, Tim Pendaki Gunung dan Penjelajah Alam YEPE (Young Pioneers), organisasi yang mendedikasikan diri di bidang pendakian gunung, penjelajahan alam, dan kegiatan berbasis alam terbuka lainnya, telah berpetualang ke berbagai tempat di Indonesia dan mancanegara
kami mengundang kamu, untuk menjadi bagian dari petualangan kami dan mendapatkan kesempatan pergi ke Inggris untuk mempelajari kebudayaan dan toleransi bareng anak-anak muda di seluruh dunia melalui program kerjasama YEPE dengan ENCOMPASS TRUST UK
bergabunglah bersama kami !
informasi dan pendaftaran:
SEKRETARIAT YEPE
Jl. Metro 15 Bunulrejo, Malang
(belakang SMPN 20 Malang)contact person:
Yanti 085 649 597 673
Eka 085 635 697 76
Silka 081 334 473 567www.yepemalang.wordpress.com
FB page: Info BATRA YEPEemail: bph_yepe@yahoo.com
——————
DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN DISINI: http://www.4shared.com/file/235187289/f2dee6cd/SYARATFORMULIR_BATRA_XXIV.html
——————
PENJARINGAN ANGGOTAPenjaringan calon anggota dilakukan dengan melakukan presentasi di sekolah-sekolah, juga di universitas-universitas tertentu. Materi presentasi terdiri dari pengenalan program OPO YEPE (Operasi Pengenalan Organisasi YEPE). Para peserta presentasi diberi informasi tentang organisasi YEPE antara lain: sekilas sejarah YEPE, sekilas profil organisasi, visi dan misi organisasi. Juga ditampilkan foto-foto anggota YEPE dalam prestasi mereka melakukan pendakian, pemanjatan tebing, ekspedisi dan lain-lain.
YEPE juga bekerja sama dengan Yayasan Agadipha dan Encompass Trust dalam pengiriman beberapa remaja terpilih untuk menjalani program lintas budaya di Inggris. YEPE berperan sebagai satu-satunya pintu gerbang bagi para calon peserta, sehingga untuk mengikuti program Encompass Trust tersebut pendaftar haruslah menjadi anggota YEPE terlebih dahulu dengan mengikuti proses basic training YEPE.
PELATIHAN DAN PEMBINAAN
Anggota YEPE berasal dari berbagai kalangan, umumnya dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, petualang independen, komunitas khusus, maupun komunitas lainnya. Mereka yang berniat menjadi anggota harus mendaftarkan diri menjadi siswa Basic Training (Batra) terlebih dahulu dengan mengisi formulir yang didapat dari panitia Batra YEPE. Formulir tersebut terdiri dari lembar isian tentang data pribadi calon siswa, keterangan kesehatan dari dokter, dan surat pernyataan yang ditandatangani juga oleh orang tua / wali calon siswa Batra.
Bila dinyatakan memenuhi syarat, calon siswa diminta menjalani kegiatan PraBatra, berupa pengenalan organisasi lebih dekat. Kepada calon siswa juga diberikan beberapa pelatihan non-teknis dalam kegiatan alam bebas.
Basic Training. Kegiatan ini wajib diikuti sepenuhnya oleh siswa supaya bisa diterima sebagai anggota muda. Selama kegiatan seluruh siswa diharuskan mampu beradaptasi dengan kehidupan alam bebas –yang mungkin sebelumnya belum pernah mereka rasakan– agar terbiasa bertahan hidup dalam lingkungan yang ekstrim dan tidak terduga. Kegiatan ini dilakukan minimal selama satu minggu.
Aktivitas Batra terbagi menjadi dua, yaitu: Aktivitas Barak dan Aktivitas Penjelajahan. Kegiatan di barak antara lain berupa: pemberian materi tentang packing, peta kompas / GPS, survival / bivak, mountaineering, pengenalan reportase & fotografi dan lain-lain. Sedangkan Aktivitas Penjelajahan merupakan aplikasi dari apa yang telah dipelajari pada saat di barak.
Setelah menjalani proses Batra siswa dilantik menjadi Anggota Muda YEPE. Sebelumnya para siswa diharuskan untuk menentukan nama angkatan. Nama harus dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Sansekerta, terdiri dari dua kata agar dapat disingkat menjadi dua huruf. Sebagai contoh: angkatan Watu Rejeng (WR), Embun Upas (EU), Gogor Gunung (GG), Cucuk Lampah (CL), Punglor Abang (PA) dan lain-lain.
Kemudian anggota muda harus menjalani Program OPAW (Operasi Pendakian Arjuno Welirang). Selama kegiatan ini mental dan fisik para anggota muda akan ditempa lebih keras agar mampu bertahan hidup di alam bebas dalam kondisi apa pun.
Apabila program OPAW telah dijalani dengan sukses, anggota muda diwajibkan untuk melakukan pengembaraan seperti pendakian gunung, ekspedisi atau pembuatan buku. Selesai melakukan pengembaraan, anggota muda harus membuat laporan kegiatan untuk memperoleh Nomor Registrasi Pokok, disertai dengan nama angkatan masing-masing.
Diagram Proses Peneriman Anggota YEPE
SYARAT-SYARAT SISWA BATRA XXIV YEPE
1. Berusia minimal 16 tahun
2. Berpenampilan sopan dan rapi
3. Bebas dari Narkotika dan Obat terlarang
4. Melengkapi uang administrasi pendaftaran BATRA XXIV YEPE sebsar Rp 100.000,-
5. Mengisi formulir pendaftaran BATRA XXIV YEPE secara lengkap (formulir yang telah diisi, dapat dikirim kembali via email ke alamat: bph_yepe@yahoo.com atau langsung diserahkan ke panitia di kantor kesekertariatan Jl. Metro 15 Malang)
6. Mengisi surat pernyataan sanggup mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dan mengikuti pelaksanaan pendidikan BATRA XXIV YEPEPROGRAM ENCOMPASS TRUST
Encompass The Daniel Braden Reconciliation Trust
Dalam tragedi Bom Bali delapan tahun lalu, seorang pemuda Inggris, Daniel Braden tewas. Daniel sedang dalam kunjungan lawatan ke Indonesia bersama tim rugby dari Hongkong.
Di Inggris, di tengah duka mendalam, keluarga Braden tampil dengan sisi kemanusiaan yang sangat menyentuh. Alih-alih memendam dendam, mereka justru tergerak untuk melakukan tindakan sosial demi perdamaian dunia. Dan berusaha untuk membuka mata dunia Barat mengenai hubungan antar manusia yang sebaiknya.
Warisan Daniel sejumlah 25.000 poundsterling ditambah sumbangan keluarga Braden tiap tahun menjadi awal kegiatan program lintas budaya bagi remaja melalui Encompass Trust yang mereka dirikan. Mandy, ibu Daniel menjelaskan bahwa program Encompass bertujuan membuka pikiran para remaja agar perbedaan latar belakang budaya, warna kulit, suku, agama dan bahasa tidak dijadikan penyulut permusuhan, melainkan justru untuk memperluas pengetahuan kita.
Encompass Trust di Indonesia
Atas prakarsa Heroe Soeprapto, yang aktif menjalin hubungan dengan beberapa negara asing, Encompass masuk ke Indonesia pada tahun 2003 melalui suatu lembaga non profit bidang lingkungan hidup, Agadipha. Mengingat bahwa dalam kegiatan lintas budaya, aspek lingkungan juga merupakan hal yang dapat dipelajari, maka Agadipha menjalin kerja sama dengan Encompass Trust dalam perekrutan peserta program. Dalam penjaringan peserta, Yayasan Agadipha menetapkan beberapa kriteria seperti: berusia 18-21 tahun, memiliki kecakapan berbahasa Inggris baik lisan maupun tertulis, dan sehat jasmani serta rohani.
Batch keberangkatan pemuda Indonesia
Konsep kegiatan ‘Voyage of Understanding’ diterapkan oleh pihak Encompass untuk program (batch) pertama, Juli 2003. Sembilan remaja berasal dari Pondok Pesantren Gontor dan Alkautsar berkumpul dengan remaja dari Irlandia, Inggris, Belanda, Perancis, Skotlandia, Belgia, Israel, Amerika dan Palestina untuk bertemu dan bekerja sama sebagai awak kapal selama sepuluh hari, melintasi selat Inggris dan berlabuh di beberapa pelabuhan di Belanda, Belgia, Irlandia Selatan dan Inggris. Rancang bangun kapal yang serba manual semakin melatih team work peserta dan mempererat kebersamaan yang terjalin di antara mereka melawan keganasan ombak lautan lepas.
Tetapi kesibukan di kapal membuat para peserta kehilangan waktu untuk bisa berkumpul dengan nyaman dan berdiskusi. Belum lagi kondisi kesehatan yang menurun karena mabuk laut. Konsep ini hanya bertahan sampai dengan batch 4, dan diubah menjadi konsep ‘Journey of Understanding’ yang mengambil tempat di daratan Inggris. Dalam konsep baru ini dilakukan kegiatan mendaki gunung, memanjat batu, mengarungi danau perahu kayak, serta outdoor activities lainnya yang menantang dan membutuhkan kerja sama tim.
Dengan perjalanan darat, peserta lebih mudah untuk berinteraksi, berkomunikasi dan bertukar pikiran tentang isu-isu yang sedang berkembang termasuk tentang Islam dan terorisme.
YEPE dan Encompass
Sejak tahun 2005, YEPE membantu proses rekrutmen di Malang dan membekali pesertanya dengan keterampilan untuk berinteraksi dengan alam terbuka. Dengan demikian peserta Encompass dapat survive di lingkungan alam yang baru setiba mereka di Inggris nanti. Karena para alumnus Encompass kemudian bergabung dengan YEPE, maka banyak hal yang dapat mereka lakukan seperti menjadi panitia acara Dies dan mendirikan contoh rumah sehat di Ranupani bagi masyarakat pegunungan. (Silka Abyadati)
Beberapa alumni program menuliskan kesan-kesan mereka di bawah ini.
Tantri Almira Wardhani (YP-207-EU)
Fifth Voyage of Understanding, 2005, Southampton.
Preparing for voyage aboard the ‘Prince William’
Diving was not the only activity that impressed me much. I really loved the moment when I had the HUET (Helicopter Underwater Escape Training). It was challenging. What I learned from HUET is that when we are in a helicopter and an unexpected bad thing occurs, do not panic easily because there is a way to survive in that kind of terrible situation.
Another activity was Sea Survival Training. We were trained by professional instructors to survive even in bad conditions in the middle of the sea. It was nice.
We also learned in a classroom. We learned about navigation and knots. As we will run the ship, at least we have to know about navigation and how to make knots.
(The Jakarta Post, Sun, 11/06/2005)
I Putu Indrawan Astika (YP-215-GG)
Encompass Trust The 7th Journey of Understanding, Februari 2008, Aberdovey Outward Bound Centre, Wales, UK
Selama mengikuti kegiatan outbound, kerjasama sangat ditekankan. Saya sering dimarahi karena melakukan sesuatu sendirian. Semua harus dilakukan berdua, meskipun hanya untuk mengangkat drum plastik kosong. Saya juga sering dimarahi karena melanggar prosedur keselamatan seperti memanjat balok tanpa persetujuan instruktur, main-main meniup peluit tanda bahaya dan lupa melapor saat memasang pengaman. Saya menjadi sadar selama ini kita terlalu sering bermain-main dengan tanda bahaya, sehingga ketika bahaya benar-benar terjadi, kita mengira itu cuma mainan.
Saya senang bisa memiliki banyak teman dari berbagai negara dan bisa mengetahui latar belakang kehidupan mereka. Baik kehidupan adat istiadat, beragama dan kehidupan sosial dalam berinteraksi dengan sesama di negara masing-masing. (TT)
Salwa Maziyatun Najah (BATRA23)
Journey of Understanding, November 2008. Glasgow dan Loch Eil, Scotland.
Sepuluh hari itu. Masih jelas tergambar di benak saya, bagaimana emosionalnya peserta dari Palestina dan Israel saat berdebat di malam hari. Tetapi juga bagaimana mereka dapat bekerja sama pada kegiatan esoknya.
Program bertajuk tolerance and understanding ini membawa saya ke mimpi: menyatukan mereka yang berbeda di Indonesia. Saya mulai dengan melakukan hal-hal kecil. Dimulai dari keluarga, kemudian lingkungan. Kepada adik-adik saya, kepada murid-murid di salah satu Pondok Pesantren tempat saya mengajar, saya membukakan jendela ke dunia yang lebih luas, dan berbeda. Terima kasih kepada YEPE yang telah memberi saya kesempatan emas ini. Juga kepada Encompass yang telah membuat saya memiliki mimpi yang indah. (SMN)
Alfina Nuril Qisma El-Syahniey (BATRA23)
Journey of Understanding, November 2008. Glasgow dan Loch Eil, Scotland.
Pelajaran paling mengena dan benar-benar akan saya jadikan acuan dalam menjalani kehidupan pasca program ini adalah untuk tidak mudah menjadi puas atas pencapaian sesuatu dan mengurangi bangga yang berlebihan terhadap diri sendiri. Di sana ternyata saya tidak mudah berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan pemuda-pemudi dari negara lain. Aksen yang berbeda dan kecepatan bicara mereka membuat saya hampir meneteskan air mata karena benar-benar merasa tidak sanggup untuk menjalani beberapa hari ke depan.
Padahal sebelumnya semua orang menganggap saya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, beberapa bahkan menganggap sangat bagus. (ANQE)
JADWAL KEGIATAN PRA-BASIC TRAINING 2010
Bulan Maret
Minggu 1: -
Minggu 2: YEPE Open House and Recruitment di JL. Metro 15 Malang )*
Minggu 3: Wall Climbing )*
Minggu 4: -Bulan April
Minggu 1: Rafting Arus Tenang )*
Minggu 2: -
Minggu 3: Rapling )*
Minggu 4: -Bulan Mei
Minggu 1: Outbound )*
Minggu 2: -
Minggu 3: Camping )*
Minggu 4: -Bulan Juni
Rencana alokasi waktu untuk PRA-BATRA dan BATRA )**Bulan Juli
Rencana alokasi waktu untuk PRA-BATRA dan BATRA )**Nb:
)* Bersifat tidak wajib diikuti oleh calon siswa BATRA YEPE XXIV
)** Bersifat wajib diikuti oleh seluruh siswa BATRA YEPE XXIVKet:
1. Waktu untuk rangkaian kegiatan di atas bersifat flexible, dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kesepakatan bersama2. PRA-BATRA dan BATRA akan diadakan pada kisaran bulan Juni maupun Juli, bergantung pada kalender akademik.
——————
DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN DISINI: http://www.4shared.com/file/235187289/f2dee6cd/SYARATFORMULIR_BATRA_XXIV.html——————


