ENCOMPASS INDONESIA, Track to The Next Journey of Understanding

•December 20, 2010 • Leave a Comment

“Okay, I’d like to show you about Indonesia’s Traditional Song! While I’m playing it, I’ll play this violin, Check it out!!”, said Hafiz, one of Encompass Journey of Understanding Recruitment 2011 participants  in the Indonesia Presentation Night. That was one among several sessions in the event.

Encompass Alumnus held the Encompass Journey of Understanding Recruitment 2011 on 10TH -12TH December 2010 in Malang-East Java. The Event took place at Cangar, a recreational area in 2-hour journey by car uphill and famous with it’s hot water spring. The temperature was soooo cold, but it was okay! It purposed to bring the participant into unusual condition adapting with their new surroundings within a short time.
It  started with a briefing previously on 5th November 2010 on YEPE’s Office for the big 12 candidates. Big??? Yeah, they had been selected from the sequence earlier test : writing, interview, and cultural presentation test. The first test had been followed by 25 participants, came from senior high school and college student. From the briefing on the 5th November, they were divided into 2 groups, which each group had a responsibility to make a breakfast for the other group during the event.

Friday, 10th December 2010

The 12 candidates gathered in Jl.Metro 15, and stayed there for one night. They  started to know each other by introducing and sharing their story, however they come from different college and different part of Indonesia. Mr.Data Pela (YEPE) had a chance to gave his welcoming speech and organization discussion.


 

Saturday, 11th December 2010

It was time for Breakfast and Group 1 cooked for Group 2. The menu was fried rice, niceeeee! At 9 o’clock, the committee and participant moved to Cangar by public transportation for  about 2 hours. It was about 11 o’clock they arrived in the site. In the mid-day, the first session began and followed by other sessions. The activities were such as (in a sequential order):

• Cross the line, purposed to know each participant’s side of life and also their argument

• Sudden Speech, was lead by Gading

• Indonesia Presentation
Sunday, 12th December 2010.

There was a ‘crazy’ plan from the committee (alumnus). But, after the session passed, it wasn’t crazy anymore. In the dawn time, at about 2 am, the participant were woke up by the committee and their eyes were closed by a scarf. Participants were walking in line as a train, someone became the leader in front and one became the ‘savior’ at rear. They followed  Dista’s command (committee) and they didn’t expect that they would go to the Hot Water Pool.
After arrived there (pool), the ‘night session’ was started (not night anymore I think, because it was 4 am). It was sharing time!!! Each of the 12’s shared about what they had got and felt from the activities.
This day, Group 2 cooked for Group 1 by menu: can-sardine and egg.
Next session of the day was final discussion. I supposed it was hotter and briefer than previous ones. The discussion was about Leader in Jogjakarta, and Encompass Reality (and it was an exciting discussion when we talked about Encompass)

Yuhuuuuuiiiii, finish!

Getting new experience, friends, family and soon are the expectation of the participants by joining this activity. Alumni of JOU, who actively as a member of Encompass Indonesia, also have some expectation. Besides the alumni want to find a ‘new friends’ for Encompass Indonesia, the main point is that they can share what they’ve got from UK. And in this ‘Encompass Indonesia founding’ process, alumni try to spread the Encompass vision and mission by doing writing activity in their campus, doing presentation, adapting JOU activity in their particular event, and so on. (Silka Abyadati,19th, Alumnus of Encompass JOU November 2009) edited by NFC.

These Are The Big 12’s…

•December 20, 2010 • Leave a Comment

Desak Gede Kantia..

Dion..

Aminatur..

Putu Nina..

Eva Primadhona..

Hafiz..

Loemongga..

Ade Chandra..

Hamka..

Etri Girendha..

Abdul Aziz..

Nadia..

You are all a great next Indonesia Leader!!

Proud to be Young of this country, do your best! Keep your ‘family soul’ with Encompass!

(SA)

Result of Journey of Understanding 2011 Recruitment

•November 20, 2010 • Leave a Comment

After considering and taking a score from the Writing and Interviewing Test, we decide to put 14 from 25 participants who have joint with Encompass JOU 2011 Recruitment. 

And  these are the BIG 14 :

Interview Number/ Name
03. Abdul Aziz
07. Dion Prasetya
08. Eva Frimadhona
09. Ferizal Helmy Affandhi
10. Aminatur Rahmawati
12. Ade Chandra
13. Yudha Yanuar
17. Etri Girendra
18. Loemongga
20. Kantia Marinda
22. Nadia Jubair
23. Hamka Rasufit
24. Putu Nina
25. Hafiz Anshori

 

For those who don’t included in this big 14, you can be an Encompass Volunteer by filling the Application Form first, (download here)

 ENCOMPASS INDONESIA VOLUNTEER.doc

For the names above, please be ready to the next selection! Will be held on:

  • December 3rd 2010 : Briefing at Jl.Metro 15 Malang
  • December 10th – 12th 2010 : The Next Selection at Batu Malang

Coming Soon…

•November 20, 2010 • Leave a Comment

..::Encompass Intercultural Outbound 2011::..

Outbound Lintas Budaya Encompass

 Wanna be a part of the committees??

Pingin bertemu perwakilan teman-teman se-Indonesia??

 

 Register yourself as an Encompass Volunteer! (application download here)

Bagi kalian yang tertarik buat jadi panitia, bisa mendaftarkan diri dengan mengisi form berikut (download di sini)

ENCOMPASS INDONESIA VOLUNTEER

Journey of Understanding 2011 UK: OPEN RECRUITMENT!

•October 15, 2010 • Leave a Comment

Buat kalian yang:
1. WNI 17-21 tahun
2. Memiliki kemampuan berbahas Inggris yang baik (lisan dan tertulis)
3. Punya wawasan tentang Indonesia dan isu perdamaian dunia
4. Tertarik dengan kegiatan berbasis alam terbuka (outdoor activities)
5. Sehat jiwa dan raga
6. Punya keinginan dan kemampuan untuk menpromosikan toleransi dan perdamaian pada masyarakat dalam dan luar negeri

DAFTARKAN DIRI ANDA SEGERA!

—DOWNLOAD PERSYARATAN DAN FORMULIR, DISINI!—

Encompass Indonesia mengundang Anda untuk hadir pada:

PRESENTASI
Minggu, 24 Oktober 2010
Pukul 10.30 WIB-selesai
di Toko Buku TOGAMAS
Jl. Raya Dieng, Malang, Jawa TImur

TES WAWANCARA DAN KEBUDAYAAN
Sabtu, 30 Oktober 2010
Pukul 09.00 WIB-selesai
di Aula Biro Administrasi Umum (BAU)
Kampus 3 (Landungsari) Univ. Muhammadiyah Malang (UMM)

—DOWNLOAD PERSYARATAN DAN FORMULIR, DISINI!—

Contact Person:
Irul (UB dan UIN) 085 646 5838 83
Novika (UM dan UMM) 085 655 8080 52
Silka (umum) 085 755 7688 17

JOU’11.Form

Visit Encompass Indonesia Newest Website

•April 15, 2010 • Leave a Comment

Keep yourself up-to-date! visit Encompass Indonesia newest website! Click: http://encompassindonesia.org/

OPEN RECRUITMENT 2010

•March 20, 2010 • Leave a Comment
Selama 40 tahun, Tim Pendaki Gunung dan Penjelajah Alam YEPE (Young Pioneers), organisasi yang mendedikasikan diri di bidang pendakian gunung, penjelajahan alam, dan kegiatan berbasis alam terbuka lainnya, telah berpetualang ke berbagai tempat di Indonesia dan mancanegara

kami mengundang kamu, untuk menjadi bagian dari petualangan kami dan mendapatkan kesempatan  pergi ke Inggris untuk mempelajari kebudayaan dan toleransi bareng anak-anak muda di seluruh dunia melalui program kerjasama YEPE dengan ENCOMPASS TRUST UK

bergabunglah bersama kami !

informasi dan pendaftaran:

SEKRETARIAT YEPE
Jl. Metro 15 Bunulrejo, Malang
(belakang SMPN 20 Malang)

contact person:
Yanti 085 649 597 673
Eka 085 635 697 76
Silka 081 334 473 567

www.yepemalang.wordpress.com
FB page: Info BATRA YEPE

email: bph_yepe@yahoo.com

——————
DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN DISINI: http://www.4shared.com/file/235187289/f2dee6cd/SYARATFORMULIR_BATRA_XXIV.html
——————
PENJARINGAN ANGGOTA

Penjaringan calon anggota dilakukan dengan melakukan presentasi di sekolah-sekolah, juga di universitas-universitas tertentu. Materi presentasi terdiri dari pengenalan program OPO YEPE (Operasi Pengenalan Organisasi YEPE). Para peserta presentasi diberi informasi tentang organisasi YEPE antara lain: sekilas sejarah YEPE, sekilas profil organisasi, visi dan misi organisasi. Juga ditampilkan foto-foto anggota YEPE dalam prestasi mereka melakukan pendakian, pemanjatan tebing, ekspedisi dan lain-lain.

YEPE juga bekerja sama dengan Yayasan Agadipha dan Encompass Trust dalam pengiriman beberapa remaja terpilih untuk menjalani program lintas budaya di Inggris. YEPE berperan sebagai satu-satunya pintu gerbang bagi para calon peserta, sehingga untuk mengikuti program Encompass Trust tersebut pendaftar haruslah menjadi anggota YEPE terlebih dahulu dengan mengikuti proses basic training YEPE.

PELATIHAN DAN PEMBINAAN

Anggota YEPE berasal dari berbagai kalangan, umumnya dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, petualang independen, komunitas khusus, maupun komunitas lainnya. Mereka yang berniat menjadi anggota harus mendaftarkan diri  menjadi siswa Basic Training (Batra) terlebih dahulu dengan mengisi formulir yang didapat dari panitia Batra YEPE. Formulir tersebut terdiri dari lembar isian tentang data pribadi calon siswa, keterangan kesehatan dari dokter, dan surat pernyataan yang ditandatangani juga oleh orang tua / wali calon siswa Batra.

Bila dinyatakan memenuhi syarat, calon siswa diminta menjalani kegiatan PraBatra, berupa pengenalan organisasi lebih dekat. Kepada calon siswa juga diberikan beberapa pelatihan non-teknis dalam kegiatan alam bebas.

Basic Training. Kegiatan ini wajib diikuti sepenuhnya oleh siswa supaya bisa diterima sebagai anggota muda. Selama kegiatan seluruh siswa diharuskan mampu beradaptasi dengan kehidupan alam bebas –yang mungkin sebelumnya belum pernah mereka rasakan– agar terbiasa bertahan hidup dalam lingkungan yang ekstrim dan tidak terduga. Kegiatan ini dilakukan minimal selama satu minggu.

Aktivitas Batra terbagi menjadi dua, yaitu: Aktivitas Barak dan Aktivitas Penjelajahan. Kegiatan di barak antara lain berupa: pemberian materi tentang packing, peta kompas / GPS, survival / bivak, mountaineering, pengenalan reportase & fotografi dan lain-lain. Sedangkan Aktivitas Penjelajahan merupakan aplikasi dari apa yang telah dipelajari pada saat di barak.

Setelah menjalani proses Batra siswa dilantik menjadi Anggota Muda YEPE. Sebelumnya para siswa diharuskan untuk menentukan nama angkatan. Nama harus dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Sansekerta, terdiri dari dua kata agar dapat disingkat menjadi dua huruf. Sebagai contoh: angkatan Watu Rejeng (WR), Embun Upas (EU), Gogor Gunung (GG), Cucuk Lampah (CL), Punglor Abang (PA) dan lain-lain.

Kemudian anggota muda harus menjalani Program OPAW (Operasi Pendakian Arjuno Welirang). Selama kegiatan ini mental dan fisik para anggota muda akan ditempa lebih keras agar mampu bertahan hidup di alam bebas dalam kondisi apa pun.

Apabila program OPAW telah dijalani dengan sukses, anggota muda diwajibkan untuk melakukan pengembaraan seperti pendakian gunung, ekspedisi atau pembuatan buku. Selesai melakukan pengembaraan, anggota muda harus membuat laporan kegiatan untuk memperoleh Nomor Registrasi Pokok, disertai dengan nama angkatan masing-masing.

Diagram Proses Peneriman Anggota YEPE


SYARAT-SYARAT SISWA BATRA XXIV YEPE
1. Berusia minimal 16 tahun
2. Berpenampilan sopan dan rapi
3. Bebas dari Narkotika dan Obat terlarang
4. Melengkapi uang administrasi pendaftaran BATRA XXIV YEPE sebsar Rp 100.000,-
5. Mengisi formulir pendaftaran BATRA XXIV YEPE secara lengkap (formulir yang telah diisi, dapat dikirim kembali via email ke alamat: bph_yepe@yahoo.com atau langsung diserahkan ke panitia di kantor kesekertariatan Jl. Metro 15 Malang)
6. Mengisi surat pernyataan sanggup mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dan mengikuti pelaksanaan pendidikan BATRA XXIV YEPE

PROGRAM ENCOMPASS TRUST

Encompass The Daniel Braden Reconciliation Trust

Dalam tragedi Bom Bali delapan tahun lalu, seorang pemuda Inggris, Daniel Braden tewas. Daniel sedang dalam kunjungan lawatan ke Indonesia bersama tim rugby dari Hongkong.

Di Inggris, di tengah duka mendalam, keluarga Braden tampil dengan sisi kemanusiaan yang sangat menyentuh. Alih-alih memendam dendam, mereka justru tergerak untuk  melakukan tindakan sosial demi perdamaian dunia. Dan berusaha untuk membuka mata dunia Barat mengenai hubungan antar manusia yang sebaiknya.

Warisan Daniel sejumlah 25.000 poundsterling ditambah sumbangan keluarga Braden tiap tahun menjadi awal kegiatan program lintas budaya bagi remaja melalui Encompass Trust yang mereka dirikan. Mandy, ibu Daniel menjelaskan bahwa program Encompass bertujuan membuka pikiran para remaja agar perbedaan latar belakang budaya, warna kulit, suku, agama dan bahasa tidak dijadikan penyulut permusuhan, melainkan justru untuk memperluas pengetahuan kita.

Encompass Trust di Indonesia

Atas prakarsa Heroe Soeprapto, yang aktif menjalin hubungan dengan beberapa negara asing,  Encompass masuk ke Indonesia pada tahun 2003 melalui suatu lembaga non profit bidang lingkungan hidup, Agadipha. Mengingat bahwa dalam kegiatan lintas budaya, aspek lingkungan juga merupakan hal yang dapat dipelajari, maka Agadipha menjalin kerja sama dengan Encompass Trust dalam perekrutan peserta program. Dalam penjaringan peserta, Yayasan Agadipha menetapkan beberapa kriteria seperti: berusia 18-21 tahun, memiliki kecakapan berbahasa Inggris baik lisan maupun tertulis, dan sehat jasmani serta rohani.

Batch keberangkatan pemuda Indonesia

Konsep kegiatan ‘Voyage of Understanding’ diterapkan oleh pihak Encompass untuk program (batch) pertama, Juli 2003.  Sembilan remaja berasal dari Pondok Pesantren Gontor dan Alkautsar berkumpul dengan remaja dari Irlandia, Inggris, Belanda, Perancis, Skotlandia, Belgia, Israel, Amerika dan Palestina untuk bertemu dan bekerja sama sebagai awak kapal selama sepuluh hari, melintasi selat Inggris dan berlabuh di beberapa pelabuhan di Belanda, Belgia, Irlandia Selatan dan Inggris. Rancang bangun kapal yang serba manual semakin melatih team work peserta dan mempererat kebersamaan yang terjalin di antara mereka melawan keganasan ombak lautan lepas.

Tetapi kesibukan di kapal membuat para peserta kehilangan waktu untuk bisa berkumpul dengan nyaman dan berdiskusi. Belum lagi kondisi kesehatan yang menurun karena mabuk laut. Konsep ini hanya bertahan sampai dengan batch 4, dan diubah menjadi konsep ‘Journey of Understanding’ yang mengambil tempat di daratan Inggris. Dalam konsep baru ini dilakukan kegiatan  mendaki gunung, memanjat batu, mengarungi danau perahu kayak, serta outdoor activities lainnya yang menantang dan membutuhkan kerja sama tim.

Dengan perjalanan darat, peserta lebih mudah untuk berinteraksi, berkomunikasi dan bertukar pikiran tentang isu-isu yang sedang berkembang termasuk tentang Islam dan terorisme.

YEPE dan Encompass

Sejak tahun 2005, YEPE membantu proses rekrutmen di Malang dan membekali pesertanya dengan keterampilan untuk berinteraksi dengan alam terbuka. Dengan demikian peserta Encompass dapat survive di lingkungan alam yang baru setiba mereka di Inggris nanti. Karena para alumnus Encompass kemudian bergabung dengan YEPE, maka banyak hal yang dapat mereka lakukan seperti menjadi panitia acara Dies dan mendirikan contoh rumah sehat di Ranupani bagi masyarakat pegunungan. (Silka Abyadati)

Beberapa alumni program menuliskan kesan-kesan mereka di bawah ini.

Tantri Almira Wardhani (YP-207-EU)

Fifth Voyage of Understanding, 2005, Southampton.

Preparing for voyage aboard the ‘Prince William’

Diving was not the only activity that impressed me much. I really loved the moment when I had the HUET (Helicopter Underwater Escape Training). It was challenging. What I learned from HUET is that when we are in a helicopter and an unexpected bad thing occurs, do not panic easily because there is a way to survive in that kind of terrible situation.

Another activity was Sea Survival Training. We were trained by professional instructors to survive even in bad conditions in the middle of the sea. It was nice.

We also learned in a classroom. We learned about navigation and knots. As we will run the ship, at least we have to know about navigation and how to make knots.

(The Jakarta Post, Sun, 11/06/2005)

I Putu Indrawan Astika (YP-215-GG)

Encompass Trust The 7th Journey of Understanding, Februari 2008, Aberdovey Outward Bound Centre, Wales, UK

Selama mengikuti kegiatan outbound, kerjasama sangat ditekankan. Saya sering dimarahi karena melakukan sesuatu sendirian. Semua harus dilakukan berdua, meskipun hanya untuk mengangkat drum plastik kosong. Saya juga sering dimarahi karena melanggar prosedur keselamatan seperti memanjat balok tanpa persetujuan instruktur, main-main meniup peluit tanda bahaya dan lupa melapor saat memasang pengaman. Saya menjadi sadar selama ini kita terlalu sering bermain-main dengan tanda bahaya, sehingga ketika bahaya benar-benar terjadi, kita mengira itu cuma mainan.

Saya senang bisa memiliki banyak teman dari berbagai negara dan bisa mengetahui latar belakang kehidupan mereka. Baik kehidupan adat istiadat, beragama dan kehidupan sosial dalam berinteraksi dengan sesama di negara masing-masing. (TT)

Salwa Maziyatun Najah (BATRA23)

Journey of Understanding, November 2008. Glasgow dan Loch Eil, Scotland.

Sepuluh hari itu.  Masih jelas tergambar di benak saya, bagaimana emosionalnya peserta dari Palestina dan Israel saat berdebat di malam hari. Tetapi juga bagaimana mereka dapat bekerja sama pada kegiatan esoknya.

Program bertajuk tolerance and understanding ini membawa saya ke  mimpi: menyatukan mereka yang berbeda di Indonesia. Saya mulai dengan melakukan hal-hal kecil. Dimulai dari keluarga, kemudian lingkungan. Kepada adik-adik saya,  kepada murid-murid di salah satu Pondok Pesantren tempat saya mengajar, saya membukakan jendela ke dunia yang lebih luas, dan berbeda. Terima kasih kepada YEPE yang telah memberi saya kesempatan emas ini. Juga kepada Encompass yang telah membuat saya memiliki mimpi yang indah. (SMN)

Alfina Nuril Qisma El-Syahniey (BATRA23)

Journey of Understanding, November 2008. Glasgow dan Loch Eil, Scotland.

Pelajaran paling mengena dan benar-benar akan saya jadikan acuan dalam menjalani kehidupan pasca program ini adalah untuk tidak mudah menjadi puas atas pencapaian sesuatu dan mengurangi bangga yang berlebihan terhadap diri sendiri. Di sana ternyata saya tidak mudah berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan pemuda-pemudi dari negara lain. Aksen yang berbeda dan kecepatan bicara mereka membuat saya hampir meneteskan air mata karena benar-benar merasa tidak sanggup untuk menjalani beberapa hari ke depan.

Padahal sebelumnya semua orang menganggap saya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, beberapa bahkan menganggap sangat bagus. (ANQE)

JADWAL KEGIATAN PRA-BASIC TRAINING 2010

Bulan Maret
Minggu 1: -
Minggu 2: YEPE Open House and Recruitment di JL. Metro 15 Malang )*
Minggu 3: Wall Climbing )*
Minggu 4: -

Bulan April
Minggu 1: Rafting Arus Tenang )*
Minggu 2: -
Minggu 3: Rapling )*
Minggu 4: -

Bulan Mei
Minggu 1: Outbound )*
Minggu 2: -
Minggu 3: Camping )*
Minggu 4: -

Bulan Juni
Rencana alokasi waktu untuk PRA-BATRA dan BATRA )**

Bulan Juli
Rencana alokasi waktu untuk PRA-BATRA dan BATRA )**

Nb:
)* Bersifat tidak wajib diikuti oleh calon siswa BATRA YEPE XXIV
)** Bersifat wajib diikuti oleh seluruh siswa BATRA YEPE XXIV

Ket:
1. Waktu untuk rangkaian kegiatan di atas bersifat flexible, dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kesepakatan bersama

2. PRA-BATRA dan BATRA akan diadakan pada kisaran bulan Juni maupun Juli, bergantung pada kalender akademik.

——————
DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN DISINI: http://www.4shared.com/file/235187289/f2dee6cd/SYARATFORMULIR_BATRA_XXIV.html

——————

HERE WE ARE The Encompass February 2010 Participants

•February 12, 2010 • Leave a Comment

Closing the end of 2009 with the experience of friends who had experienced in Encompass’ Journey of Understanding in November 2009, we are moving on to the next journey, which will be held on February 22nd-30th 2010! And here are the next youths who got the opportunity!

Name : Novika Purnama Sari
Place/ Date of Birth : Jember, November 9th 1989
Occupation : Student of State University of Malang
Academic History
 TK ARNI Jember
 SDN Kepatihan II Jember
 SMP Negeri 2 Jember
 SMA Negeri 1 Jember
 State University of Malang- English Department
Achievement
Winner of Health Elucidation 2007 , Family Nursing 2008, and Tounge Twister 2008.
Organization
HMJ Sastra Inggris ‘Legato’ UM, UKM MP UM, FOKUS UM, AKSARA, FKMJM, YEPE

Name : Puthu Akbar Duta Hutama
Place/ Date of Birth : Malang, September 17th 1990
Occupation : Student of UIN Malang
Academic History
 TK Mardisiwi
 SDN Lowokwaru 01 Malang
 SMPN 8 Malang
 SMA LAB School UM Malang
 Islamic State University of Malang- English Department
Achievement
1st Class Rank in Senior High, 1st Level of South East Asia Climbing Federation, Fire safety and High Safety K3
Organization
YEPE!!!!!

Name : Ziadatul Hikmiah
Place/ Date of Birth : Ponorogo, November 28th 1990
Occupation : Student of State University of Malang and Brawijaya University Malang
Academic History
 TK Pembatik Ponorogo
 SDN Percobaan Malang
 MTsN Malang 1
 MAN Malang 1
 State University of Malang- English Department
 Brawijaya University- Psychology
Achievement
Finalist of East Java Bilingual Speech 2007, Runner Up DIKNAS English Speech 2007, 1st Winner Outbound at Jambore KOPSIS 2008, and join some English Debate Contest and the latest is JOVEB English Debate 2009
Organization
Legato, Valiant English Debate Club, YEPE!

Name : Andy Dwi Astama
Place/ Date of Birth : Malang, Februari 25th 1987
Occupation : Student Brawijaya University Malang

A Week Breathe in the Middle of Differences

•December 24, 2009 • Leave a Comment

English below ‘Bahasa Indonesia’

Bernafas Seminggu di Tengah Perbedaan

Keberagaman dan perbedaan manusia tidak akan pernah dihindari di muka bumi ini. Mau tidak mau, kita juga harus ikut merasakan bagaimana berada di antara perbedaan tersebut. Ya! Karena kita manusia dan kita hidup di dunia. Dan bagaimana bila kita ditempatkan di suatu situasi yang benar-benar berbeda dengan kehidupan kita sehari-hari? Dengan lingkungan ekstrim yang berbeda,  orang-orang yang berbeda, kebudayaan dan life style yang berbeda, dan pada akhirnya pengalaman hidop yang berbedalah yang kita dapatkan”. Inilah yang saya alami selama kurang lebih sembilan hari, 22-30 November 2009, dalam program Encompass Journey of Understanding, di Glasgow-Fort William, Scotlandia.

Encompass merupakan yayasan yang didirikan oleh Keluarga Braden dari Inggris. Setelah peristiwa bom Bali yang menewaskan salah seorang putra mereka, Daniel Braden, paradigma dunia Barat seakan memojokkan Islam dan mengaitkannya dengan aksi terorisme. Akan tetapi, Keluarga Braden memiliki pandangan lain tentang peristiwa yang merenggut ratusan nyawa itu. Mandy, ibu Daniel Braden, akhirnya memiliki keinginan untuk mengumpulkan pemuda-pemuda dari beberapa Negara -Amerika, Inggris, Israel, Palestina dan Indonesia- , untuk berkumpul dalam rangka meluruskan pandangan-pandangan miring yang selama beredar melalui kegiatan Outbound dan diskusi.

Kegiatan pagi,,,selama kurang lebih 9 hari, kami berkegiatan Outbound di kawasan Outward Bound Centre Loch Eil, Scotlandia. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 9 pagi dan diakhiri pukul 5 sore. Team work yang terjadi ketika Outbound tersebut, semakin mengasah kedekatan dan keakraban kami untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain. Kegiatan Outboundnya antara lain Jumping, Abseiling, Rock Climbing, Canoeing, Rafting, dan game-game kecil lainnya. Itu semua tidak mungkin akan kami lakukan tanpa adanya support dan kerja sama antar peserta.

Kegiatan malam,,,setelah beroutbound ria, di malam hari setelah dinner, ada kegiatan diskusi. Sebelum berdiskusi tentang masalah-masalah terkini, sang Instruktur –Snezana dari Serbia dan Raaj dar London- selalu melakukan warming up terlebih dahulu dengan game-game individu maupun kelompok. Tapi lebih sering dibentuk kelompok-kelompok kecil untuk membicarakan tentang keluarga, kehidupan sehari-hari, kebudayaan di negara masing-masing, dll. Menjelang malam, sekitar pukul 9 malam, diskusi yang lumayan berbobot dimulai. Contoh masalahnya seperti bagaimana menyikapi perkawinan beda agama, pasangan homoseksualitas, ada juga sesi menjawab pertanyaan seputar negara masing2 yang dilontarkan oleh peserta lain. Diskusi ini bukan untuk diperdebatkan, namun lebih untuk menggali opini-opini dari sudut pandang yang berbeda.

Continue reading ‘A Week Breathe in the Middle of Differences’

Scotland!! Here We are (our day per day diary)

•December 23, 2009 • 3 Comments

Dear diary,

I just tried spent little time remembering our last Journey just for u all, guys,.

Tuesday, November 17th 2009

At Silka’s House

Packing ‘n Prepare all the stuff!

“It was really tiring preparation because we were tried to bring all! Especially for the warm clothes, there was beginning of winter in the Scotland!”

Wednesday, November 18th 2009

At Public Junior High School I Malang

Preparing trip to Jakarta

“Dhimas, Alfina and Silka were prepared our department from SMP I Malang by bus in the morning. We joined with Silkas’ Mom because she had an activity in Jakarta too in the same time. We went separately with Reza, he had an important duty in the campus so he went to Jakarta by train in the afternoon.”

Thursday, November 19th 2009

In Jakarta Oo….Jakarta

Arriving in Jakarta

“Finally, after a long trip, we arrived at East Jakarta, in Silkas’ Mom hotel. We continued our trip by taxi, went to Komplek AKABRI- South Jakarta, where Reza was waiting for us! Hahaha…Yeah, go by bus needed more time than by Gajayana train, infact.”

Friday, November 20th 2009

Still in Jakarta (Saharjo, Money Changer, Lamandau-Bulungan, etc….)

directed by Mr. Heroe Soeprapto, ^^v

“In the early morning, Mr. Heroe came to the AKABRI house, picked us up to do some activities. First, we had have convert our pocket money in money changer (each of us got 50 Euro and some Pounds). Then, we went to Jl. Lamandau-Bulungan where Setyo Rahmadi’s Office laid for giving YEPE Kehormatan for Mr. Setyo. Next, Mr. Heroe had his glowing conversation with Mr. Setyo and Mr. Cahyo (the International Cameramen, the latest project was took a picture of penguin in North Pole).”

“In the mid day, we leaved for Lamandau and went to Senayan, we had a delicious Iga Sapi Soup (Hmmm….infact, Mr. Heroe heard our stomach shout,,,hehehe). Then, we had a special trip by Bus way to Monas, while Mr. Heroe had his meeting in KONI. “

“Wuwuwu…although we didn’t went into monas, but we had a special video recording in the National Museum. Fortunately, we took an opportunity visited National Culture Department and we got some booklets  about Indonesia which we would brought to Scotland.”

Continue reading ‘Scotland!! Here We are (our day per day diary)’

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.